Wednesday, December 28, 2011

a little thing is the most beautiful thing

  kadang aku juga berpikir sesuatu yang bagaimanakah sesuatu yang indah itu....apakah sesuatu yang harus 4lay kah....atau sesuatu yang di dramatisasi kah sesuatu yang indah itu. dan juga apakah sesuatu yang direncanakan dengan matang-matang dengan naskah yang rapi-kah sesuatu yang indah itu.
  yah dan aku punya jawaban untuk setiap pertanyaan itu...kadang kita menganggap bahwa sesuatu yang lain dari yang lain...atau sesuatu yang menakjubkan merupakan sesuatu yang indah.... but you know? kadang tak terlintas dalam pikiran kita bahwa hal-hal biasa yang sering kita lihat dan lakukan adalah sesuatu yang sangat indah. seperti makan maupun jalan-jalan. 
 kok bisa...? yah mulai dari makan coba bahyangkan saja betapa nikmatnya ketika kita sedang makan......setiap suap demi suap yang kita rasakan...betapa enaknya makanan yang kita makan dan betapa enaknya rasa kenyang yang kita dapat setelah makan. sungguh indah sekali rasanya makan bukan. dan lalu kita bahyangkan berapa banyak orang yang ingin merasakan kenikmatan seperti kita....namun mereka tidak mendapatkannya dan bahkan banyak yang mati kelaparan....yah itulah kenyataan hidup yang suram....
  selain itu hal yang terindah yang sering kita lewatkan dan bahkan sering kita lupakan setiap hari adalah menghirup udara pagi. betapa sejuknya udara pagi....betapa segarnya udara pagi.... udara yang masih sangat bersih..udara yang masih belum tercampur oleh zat apapun. udara semangat kehidupan manusia. udara yang mengawali aktivitas manusia untuk meraih impiannya. untuk meraih cita-citanya.
  dan ketika kita menghirupnya dada yang sesak setelah tidur tiba-tiba menjadi longgar...menjadi segar...sungguh sangat nikmat. selain itu banyak juga diantara mereka yang tidak mendapatkan kenikmatan ini. diantaranya adalah orang yang bekerja lembur... orang yang harus bekerja larut malam...maupun mereka yang harus mendekam di dalam sel tahanan. dari semua itu kita dapat mengambil kesimpulan yaitu..... "Hargailah hidupmu dan hidupmu akan berikan kado terindah untukmu"..... oke sekian.... ^_^

wassalamualaikum wr wb.......

Wednesday, December 14, 2011

Kata Maaf Terakhir


It's Present for Someone         
         Sore itu Ryan masih memandangi hujan yang turun melalui kaca jendela rumahnya. Lalu, Ryan mengambil gelang yang ada diatas meja belajarnya. “Enggak terasa udah dua hari aku dan Citra marahan, sebenarnya aku pingin minta maaf ke dia, tapi kenapa sulit sekali ?” gerutu Ryan dalam hatinya sambil memegang gelang itu. Dulu, Ryan, Citra, dan Putra adalah tiga sahabat yang sangat kompak. Sebagai tanda persahabatan, mereka mengenakan sebuah gelang di tangan kanan mereka. Namun, suatu hari Citra dan Ryan bermusuhan dan persahabatan mereka terpecah belah karena Ryan tidak sengaja menyobek baju kesayangan Citra yang diberikan neneknya. Sejak saat itu, Citra tidak mau lagi bersahabat dengan Ryan dan Putra.

            Pada malam hari, Ryan sedang memandangi bintang-bintang yang indah di langit. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar Ryan sambil berkata agak keras, “Yan, dicari putra di depan !” kata ibu Ryan. Lalu Ryan menjawab,“ya bu, Ryan kesana”. Setelah itu Ryan langsung menghampiri putra. Di depan rumah Ryan, Putra sudah menunggu di bawah pohon mangga. “Gimana nih, udah dua hari kamu marahan sama Citra, kamu gak mau kita bertiga bersahabat lagi ?,” tanya Putra. “Aku sih sebernya pingin banget, tapi gimana lagi dia kemarin aku ajak ngomong tapi cuek, terus tadi pagi aku ke rumahnya, dianya enggak ada,” jawab Ryan dengan pasrah. “Giman akalau besok senin kamu minta maafnya, kamu kan satu kelas sama Citra ?”, usul Putra. “tapi aku ragu dia mau maafin aku, aku kan habis nyobekin baju kesayangannya yang diberikan neneknya put, trus aku udah coba minta maaf ke dia kemarin lusa tapi anaknya cuek,” tegas Ryan. “Udahlah Yan, jangan khawatir kamu kan ketika itu gak sengaja. Selain itu, kalau kamu enggak menarik Citra saat itu, dia udah jatuh ke sungai dan tenggelam. Kan sungainya dalam sekali, iya kan ?” Sahut Putra. “Iya juga, kalau gitu aku akan coba buat munta maaf ke dia” kata Ryan sambil menepuk punggung Putra.

            Esok harinya Putra dan Ryan berangkat ke sekolah diiringi kicau burung yang merdu dan sejuknya udara pagi. “Yan, gimana kalau kita coba jemput Citra, mungkin aja dia mau berangkat bareng kita dan sekaligus juga kamu bisa langsung minta maaf ke Citra ?” tanya Putra mendadak. “Ide bagis itu put, semoga aja dia ada di rumah” jawab Ryan dengan gembira. Lalu mereka berangkat ke rumah Citra. Disana, mereka tidak menemukan Citra. Rumah Citra terlihat kosong seperti tak berpenghuni. Dan, dua sahabat itu terlihat lesu karena tidak dapat menemui Citra sama sekali.

            Di kelas, setelah Ryan duduk di tempat duduknya, Ryan terus memandangi tempat duduk Citra yang kosong. Setiap menit, setiap detik, Ryan terus menantikan kedatangan Citra. Namun, sampai bel masuk berbunyi Citra tak juga datang. Tampak raut wajah yang sedih dan kecewa terpancar dari wajah Ryan. Tiba-tiba Zahri teman sebangku Citra menghampiri Ryan.”kamu nyari citra, Yan ?” tanya Zahri tiba-tiba. “Iya aku nyari Citra, kamu tau dia kemana kok nggak masuk ?” jawab Ryan sambil balik bertanya ke Zahri. “Katanya sih, dia pindah ke Bandung buat nemenin neneknya, kan kamu tau sendiri kamarin rabu kakeknya meninggal dunia,” jawab Zahri. “Yaudah terima kasih ya, udah ngasih tau, soalnya aku mau minta maaf ke dia sampai sekarang belum kesampaian,” kata Ryan sambil tersenyum walaupun di hatinya sangat sedih. “Iya Yan, sama-sama,” sahut Zahri sambil menjawab senyuman Ryan. Tiba-tiba 30 menit sebelum pulang, tiba-tiba Citra datang ke kelas tanpa mengenakan seragam. Setelah Citra meminta izin kepada Pak Budi guru matematika, lalu Citra mengucapkan salam perpisahan di depan kelas. “Teman-teman, setelah ini dan seterusnya aku pindah sekolah ke Banding, buat teman-teman, terima kasih udah mau berteman denganku dan memberikan kesan yang baik ketika aku sekolah disini. Aku tidak akan lupakan kalian semua, terima kasih” kata Citra di depan kelas. Setelah itu, Citra langsung keluar kelas ditemani Pak Budi, namun sebelum keluar Citra sempat memandang wajah Ryan. Untuk sesaat mereka saling memandang satu sama lain. Terpancar dari raut wajah citra kesedihan yang sangat mendalam dalam hatinya karena akan meninggalkan sahabat dan teman-temannya.

            Setelah pulang sekolah, tanpa basa-basi Ryan langsung menghampiri putra untuk mengajaknya ke rumah Citra. “Put, ayo kita ke rumah Citra sekarang, sebelum ia berangkat ke Bandung. Dia mau pindah sekolah ke Bandung, kamu mau ikut ke rumahnya buat ketemu untuk terakhir kalinya ?” tanya Ryan terburu-buru. “Iya aku ikut, Yan !” jawab Putra. “Kalau begitu cepat, sebelum dia berangkat !” kata Ryan. Setelah itu, mereka langsung berlari kencang menuju ke rumah Citra. Di depan rumahnya, Citra memasukkan barang-barangnya ke dalam mobil. Ryan dan Putra langsung berlari ke arah Citra. “Cit, aku mau bicara sama kamu sebentar saja”teriak Ryan sambil berlari. Setelah Citra memasukkan barang-barangnya dan meminta izin kepada ayahnya, ia langsung menghampiri Ryan dan Putra. “Aku kira kalian nggak akan datang, kalian memang sahabat terbaikku,” kata Citra yang tiba-tiba meneteskan air mata bahagiannya. “Cit, tolong maafin aku karena udah nyobekin baju kesayangan kamu. Aku gak tau mau gimana lagi mau minta maaf. Kemarin lusa udah aku coba tapi kamunya cuek, terus aku kerumahmu tapi kamu enggak ada,” kata Ryan.

            “Enggak apa-apa kok, seharusnya aku yang minta maaf sama kamu karena udah nyuekin kamu. Sekarang aku tahu, kalau misalnya kamu enggak narik bajuku saat itu, aku pasti udah jatuh ke sungai,” jawab Citra. “terima kasih ya Cit, kalau boleh tau kamu kemarin kemana kok enggak ada di rumah ?” tanya Ryan. “Maaf ya, aku kemarin ke rumah saudaraku,” jawab Citra. “Jadi, kita bertiga masih bersahabat kan ?” tanya Putra menyela. “Ya, walaupun kita berjauhan, kita bersahabat untuk selamanya. Aku enggak akan lupain kalian, kalian sahabat terbaikku,” kata Citra menjawab pertanyaan Putra. “kamu masih memakai gelang persahabatan kita ?” tanya Putra. “Masih kupakai kok, kalau begitu aku berangkat dulu ya, kasihan papaku sudah menunggu lama”, jawab Citra. “Berjanjilah, kau akan mengingat kami jika bertemu lagi suatu hari nanti !”  kata Ryan sambil tersenyum kepada Citra. “Ya, aku akan mengingat kalian jika kita nanti bertemu lagi” sahut Citra.setelah itu, Citra bergegas ke mobil dan berangkat ke Bandung. Itulah kata-kata terakhir yang terucap dari seorang sahabat yang akan meninggalkan Ryan dan Putra ke tempat yang jauh.

Saturday, December 10, 2011

Love....what is love...?

Do Anything for Love



  Yah itulah hal yang paling sering dilakukan orang yang sedang kasmaran...... :) awalnya menurutku virus itu hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang mungkin atau memang otaknya dangkal("wow kayak aku") karena segalanya dia korbankan hanya untuk orang yang dia cintai. namun persepsiku salah. ternyata orang yang yang Intelektual tinggipun harus menerima kenyataan bahwa hanya dalam waktu 5 detik semua miliknya baik itu otak yang encer, harta yang segudang maupun mimpi yang selangit. semuanya tunduk pada suatu kata berawalan C dalam kamus bahasa indonesia yang tidak lain dan tidak bukan adalah cinta.
  sedikit referensi di dalam besar kamus bahasa Indonesia cin·ta a 1 suka sekali; sayang benar yah itulah yang aku dapat. bisa diambil kesimpulan bahwa hal tersebut datang berasal dari rasa sayang yang besar terhadap seseorang atau sesuatu itulah yang dapat aku simpulkan dari kata-kata tersebut. dan taukah kalian ? ternyata hal tersebut tak seperti yang dibayangkan. kadang orang membahyangkan bahwa cinta akan membawa kebahagiaan yang sangat besar kepada seseorang sehingga hidup ini terkesan sangat indah dan orang yang merasakan hal tersebut berkeinginan untuk hidup setahun lagi. dan hal yang paling membahagiakan bagi orang yang sedang jatuh cinta adalah membahagiakan orang yang kita cintai....yeah it's allright.
  kalo kita melihat dari segi kenyataan. ternyata hal tersebut hanya ilusi dari cinta tersebut. tahu kenapa, *sory jeh kalo kehidupanmu tak crtakno ^^v" jadi gini, aku punya seorang teman, namanya Aldi yah sebelum dia mencintai seseorang dia kehidupannya biasa-biasa namun semua berubah ketika.........negara api menyerang...ehhh...salah..namun semua berubah ketika dia mengenal seorng cewek sebut saja namanya Rina. Dia langsung kasmaran dan setiap hari yang dia perhatikan cuma cewek itu aja gak ada yang lain. bahkan dia sampek lupa dengan segudang PR-nya gara si cewek tersebut..wow..the power of love(tapi negatif mamenn) awkwkwkwkwkw. hari-hari berlalu. tepat sebulan setelah dia berkenalan dengan cewek itu mereka resmi jadian dengan lisensi sah dari KUA(enggak lah ngawur :p). gak tau prosesnya gimana atau cerita nembaknya gimana tau-tau dia udah pacaran. namun, inilah hari yang menjadi awal kehancuran Aldi. semenjak Aldi jadian dengan Rina dimanapun kapanpun bagaimanapun dan pun pun yang lain (sory agak geje ;p) mereka bareng-bareng kemanapun. Wow amazing. dan ditambah lagi hal yang paling menguatkan hubungan mereka adalah mereka SATU KELAS. hahahaha...tambah berabe nih. masalah pertama datang, pada suatu hari ketika mereka sedang jalan bareng di suatu tempat mereka mengikrarkan sebuah janji(ya.....skenario yang kayak di sinetron-sinetron gitu) . dan hal tersebut disaksikan oleh orang yang mereka kenal. dia adalah Roy , teman sekelas  Aldi hanya dalam waktu 1x24 Jam dia langsung menjadi bahan ejekan teman se-angkatan. masalah kedua datang. hari-hari berlalu minggu-minggu berganti. ternyata hal itu bukan hanya merembet sampai ke kakak kelas yang satu tahun di atas kami namun kakak kelas yang dua tahun diatasakamipun juga mengetahui hal itu. dan saat itu juga ia menjadi famous dan sering dibicarakan oleh kakak-kakak kelas, maupun teman kami. cukup hal itu saja yang bisa aku ceritakan soalnya masih ada peristiwa-peristiwa pedih yang harus ditanggung Aldi dan Rina untuk pertahankan cintanya. dan akupun malas menceritakannya karena hal tersebut sungguh sangat menyakitkan. 
  
  Setelah itu ada cerita lagi. yah harus aku akui hal ini merupakan pengalaman burukku yang ku banggakan...why....? jangan dipikirkan pemikiran orang otak dangkal berbeda dengan pemikiran kalian kaum intelek. awkkwkwkwkkw. begini ceritanya. 

13 April 2011
     dua hari lagi merupakan hari ulang tahun seseorang yang sangat kucintai. tak usah kusebut namanya. aku memikirkan hadiah yang pas untuknya agar hari ulang tahunnya. dan 3 buah hadiah terlintas dalam pikiranku. antara lain adalah karyaku yaitu sebuah gambar yang kubuat berdasarkan fotonya lalu sebuah kado yang berisi novel favoritku dan menjadi inspirasiku dan yang terakhir adalah tulisan selamat ulang tahun untuknya yang akan diberikan ke dia tepat pagi hari ketika hari ulang tahunnya. ya itulah rencana indah yang akan kubuat ketika hari H pada tanggal 15 April 2011. untuk rencana yang pertama, aku korbankan waktuku untuk belajar mengkadapi UNAS SMP yang sangat tinggal seminggu lagi dari minggu sore hingga senin pagi aku meninggalkan segalanya untuk menyelesaikan rencanaku yang pertama. meskipun prosesnya tidak berjalan dengan baik karena harus kucing-kucingan dengan ortu, selain itu harus menghabiskan 3 kertas gambar A4 untuk sketsa gambar itu, akhirnya hasil yang kudapat maksimal. plan 1 selesai. untuk plan 2 sudah kupikirkan sejak tempo hari dan sudah aku pikir-pikir matang-matang untuk menyerahkan buku yang dapat aku katakan hidupku itu. 
      tahu kenapa, buku itu kusebut adalah hidupku. yah karena cuma gara-gara aku ngebet kepingin beli buku itu yang edisi revisi,  nyawaku hampir melayang ditangan truk container besar di Jl Mastrip. fuhhhh.... hal yang sangat mengerikan ketika itu. setelah aku pulang dari toko buku aku bersepeda santai menuju rumah. tiba-tiba dari belakang ada truk container melaju cepat. dan truk itu terus mendekat. pikir pabnjang aku langsung belok dengan tajam hingga terjatuh tepat di sebelah ban kontainer itu. itulah taruhanku untuk sebuah novel lama edisi revisi yang menggegerkan. dengan uang sakuku yang sudah diujung tanduk dan tidak tersisa lagi.  Karena buku itu kujadikan hadiah akhirnya buku itu aku bungkus dengan kertas kado SEBISAKU. karena aku gak pengalaman mbungkus kado akwwkkwkwkw. dan yang terakhir adalah sebuah ucapan selamat ulang tahun yang aku desain sendiri. mengorbankan waktu belajarku untuk UNAS yang tinggal menunggu hari.

14 April 2011 
     Semua yang sudah aku siapkan sudah tertata rapi dan tinggal memasukkan gambar dan kartu ucapan selamat ulang tahun ke dalam amplop. dan semuanya selesai. namun masalah datang ketika di sekolah temanku teman yang kupercaya untuk menyerahkan novel itu tidak masuk hari itu. langsung aku memikirkan rencana B untuk memberikan hadiah itu. yaiu datang langsung ke LBB tempat dia belajar maupun langsung datang ke sekolahnya tanpa pikirkan rasa malu yang kudapat. dan setelah rencana B kususun kutaruh semuanya ke dalam tas menunggu hari H yang kutunggu-tunggu.

15 April 2011
   pagi itu tanpa pikir panjang aku langsung tancap gas ke sekolah wanita yang kucintai tersebut. walaupun ketika aku masuk sekolahnya aku dipandang aneh karena pakaianku berbeda sendiri, namun hal tersebut tidak menciutkan niatku untuk memberikan hadiah tersebut. saat itu puku 05.30 dan suasana di sekolah itu masih sangat sepi. aku langsung bergegas ke sekolahnya dan menaruh kartu ucapan tepan di bangku depan kelas cewek itu. setelah itu aku langsung pergi agat tidak banyak yang mencurigaiku. lalu gambarnya kutitipkan temanku sekalian novel itu. agar barang itu diberikannya ketika di LBB di mana temanku dan dia merupakan teman satu kelas LBB.
16 April 2011
   Aku pikir hari itu adalah hari yang paling membahagiakan sepanjang hidupku karena aku pikir jika rencanaku sukses dia akan menerimaku. namun sesuatu kebalikan yang terjadi.. dan inilah hal yang dia lakukan kepada hadiahku
  1. Kartu ucapan yang aku berikan akhirnya menjadi satu dengan nasib sampah-sampah kertas di sekolahnya
  2. Novel yang kubungkus dengan kertas kado itu tak mau diterimanya dan dikembalikan kepadaku. meskipun temanku telah berusaha keras dan meyakinkannya untuk menerima novel itu namun hal yang telah dia lakukan hanya sia-sia
  3. Dan yang terakhir adalah gambarku. meskipun dia telah menerima gambar itu. dia hanya mengintip sedikit dan langsung melipat-lipatnya hingga berukuran kecil. dan parahnay lagi dia buang gambar itu tanpa rasa bersalah sedikitpun. itulah cerita pahit yang aku dapat dari temanku yang memberikan hadiah itu. 
 aku yang mengetahui hal itu hanya bisa bersabar dan melampiaskannya dengan bermain dota 4 jam setelah pulang sekolah. 

yah itulah kenyataan dari sebuah cinta meskipun indah hal itu menurutku hanya kabut ilusi yang menutupi kepedihan dan sakitnya sebuah cinta. dan dari beberapa cerita yang kuperoleh dari teman teman inilah hasilnya 
           Cinta >>>>>>(penderitaan > kebahagiaan)

itu saja yang dapat kutulis hari ini....
wassalamualaikum Wr Wb