Dulu
ketika itu kelas 3 SMP aku pernah mengatakan sesuatu dengan buku luar biasa
favoritku Edensor di tangan. “Meskipun Buku Ini Tak akan Jadi Milikmu Tapi
Ingatlah Film Edensor Akan Menjadi Saksi keberhasilanku setelah
kegagalan-kegagalan yang kuderita” janji itu disaksikan sahabat-sahabatku tepat
sebelum kami berpisah guna meneruskan pendidikan di Jenjang Putih Abu-Abu. Itulah
hari yang sampai sekarang aku sesali dan ratapi. Entah mengapa waktu berjalan
beriringan. Hari-demi hari, bulan demi bulan telah kulewati. Setelah aku
menjajakan kaki di salah satu SMA luar biasa di Surabaya dan juga kebetulan aku
dan “Dia” satu sekolah. Alangkah terkejutnya. Aku mendengar terjadi gonjang
ganjing tentang pembuatan film Edensor dan ending dari hal ini akhirnya Edensor
tak jadi digarap. Betapa hancur kiranya mendengar hal itu. Entahlah….-_-
Akhirnya
setelah mengerti dan mengetahui hal itu aku mencoba untuk mencari dan melupakan
masa laluku yang suram dan menurutku cukup perih. Akhirnya berakhir pada suatu
acara ESQ di Untag. Ya kulihat sesosok bidadari yang lewat menggunakan kerudung
berwarna terang ketika itu. Namun saat itu aku hanya terpana dan kuanggap hanya
sebatas sebuah hadiah kecil untuk mataku karena telah mengorbankan segalanya mulai
dari kepanitiaan lomba yang kutinggalkan dan janji teman-teman band yang
kuabaikan. Namun entah mengapa kejadian itu berlanjut. Aku dan sebut saja
namanya ifa dipertemukan di kelas yang sama. Kalian bias bayangkan bloggy
bagaimana tidak konsennya aku setelah dia menerangi otakku yag berusaha
mendengarkan materi yang diberikan Mas Mentor. Akhirnya kuputuskan untuk
berpindah hati ke Ifa dan mencoba untuk mendekatinya.
Hingga
saat ini meskipun kita hanya sekedar teman namun aku sangat bahagia bersamanya.
Yah walaupun dia udah ada yang punya dan hatinya sulit dilepas karena ada suatu
tali yang kuat dalam hatinya yang sulit dilepas. Tpi aku mencoba untuk bersabar
dan terus berusaha karena ya taulah itu tidak sesakit perjuanganku yang sebelumnya.
Juli 2012 kubuka detik.com sebagai sarana iseng-iseng mencari artikel yang
bagus untuk isi waktuku. Aku terperanjat melihat artikel Edensor segera digarap
dan akan release dalam waktu dekat. Pada akhir tahun 2012. Astaghfitullah. Cobaan
yang amat berat gan. Bagaimana aku harus menepati janjiku? Hatiku udah tertutup
untuknya. Tak ada yang tersisa dari dirinya. Dan yang paling parahnya lagi dia
semakin sulit didekati dan semakin menunjukkan ke borjuisannya (tipe anak muda
2012)…..cih… aku bisa apa gan. Apakah aku harus melepaskan cewek secantik dan
sebaik Ifa yang menurutku jauh dan jauh lebih baik daripada dia. Kepala ini
serasa kosong. Menunggu the judgement day ketika film Edensor dirilis di
seluruh bioskop di seluruh Indonesia. Maaf teman aku telah gagal. Aku tak mampu
menepati janjiku pada kalian. Aku memang bodoh kawan karena telah mengatakan
hal itu pada kalian. Itulah kata-kata yang selalu terngiang dalam pikiranku
ketika mataku menatap cover Edensor. Semoga Waktu memberikan jawaban atas apa
yang terjadi padaku…dan sebuah cahaya akan memegang tanganku dan membawaku ke
sesuatu yang luar biasa yang tak terbayangkan. Itulah harapan-harapan yang
selalu aku renungkan.
MAAF KAWAN JANJIKU SULIT UNTUK KUTEPATI
No comments:
Post a Comment